Feeds:
Pos
Komentar

Yogadiyasa's Weblog

Bakso Sak Kayange

Bakso Sak Kayange (sampai kenyang puas karena saking banyaknya) ini merupakan bakso tebanyak yang aku temui di Kota Yogyakarta. Awalnya penasaran liat artikel tentang bakso yang harus di kunjungi di Jogja, naluri kuliner pun datang dikala mencari makanan untuk makan siang, pilihan jatuh pada bakso sak kayange. Awalnya bingung dimana lokasi ini, hampir mondar mandir sampai tigakali di depan warung ini apakah warungnya betul. Eh tenyata instingku sangat tepat, rupanya bakso sak kayange tersebut di spanduk tidak ditulis sak kayange tapi Bakso Pak Paidi dan disampingnya bertuliskan wisata kuliner di Jogja. Waktu itu aku juga masih sangsi tapi setelah memesan Bakso Komplit satu dan Es Teh, siap dihidangkan dan baru diketahui kebenarannya. Bakso dihadapanku buanyak banget sampai full…Biasanya Semangkuk bakso masih keliatan Mie, Kuah dll..tapi ini semangkok full yang keliatan cuma baksonya…Ckckckckck sangat kuaget bukan maen. Hahahahaha….tetapi menurut saya soal rasa kurang begitu megang, kayaknya baksonya menggunakan daging ayam deh…

Lihat pos aslinya 91 kata lagi

Bakso Sak Kayange

Bakso Sak Kayange (Pak Paidi)

Bakso Sak Kayange (sampai kenyang puas karena saking banyaknya) ini merupakan bakso tebanyak yang aku temui di Kota Yogyakarta. Awalnya penasaran liat artikel tentang bakso yang harus di kunjungi di Jogja, naluri kuliner pun datang dikala mencari makanan untuk makan siang, pilihan jatuh pada bakso sak kayange. Awalnya bingung dimana lokasi ini, hampir mondar mandir sampai tigakali di depan warung ini apakah warungnya betul. Eh tenyata instingku sangat tepat, rupanya bakso sak kayange tersebut di spanduk tidak ditulis sak kayange tapi Bakso Pak Paidi dan disampingnya bertuliskan wisata kuliner di Jogja. Waktu itu aku juga masih sangsi tapi setelah memesan Bakso Komplit satu dan Es Teh, siap dihidangkan dan baru diketahui kebenarannya. Bakso dihadapanku buanyak banget sampai full…Biasanya Semangkuk bakso masih keliatan Mie, Kuah dll..tapi ini semangkok full yang keliatan cuma baksonya…Ckckckckck sangat kuaget bukan maen. Hahahahaha….tetapi menurut saya soal rasa kurang begitu megang, kayaknya baksonya menggunakan daging ayam deh (masih berprediksi)..karena rasa sapinya gak kerasa, di kuah tersebut juga ada daging ayamnya…tapi untuk mengisi perut bakso ini sangat sangat mengenyangkan….Sip Sip, Puas…

Lokasi :

Jl. Godean, tepatnya Tugu Jogja ke barat terus sampai ketemu Dealer Suzuki Godean di kiri Jalan (setelah POM bensin), kemudian belok ke kiri (selatan). Kurang lebih 1 Km ke selatan kanan jalan akan dijumpai warung bakso itu…(depan pos ronda dari kayu)

Harga :

seporsi bakso dan es teh dibandrol harga Rp. 7.000,-

Silakan para pecinta kuliner kalo datang di Jogja silakan mampir, merasakan sensasinya….Jogja Memang Istimewa,

Mangut Lele Mbah Marto

Mangut Lele Mbah Marto

Mangut Lele Mbah Marto dan Gudeg Geneng

Bantul memang gudangnya makanan yang jujur yang terletak di kesederhanaan lokasi yang apa adanya, “ya ginilah” keadaanya. Tapi dari kesederhanaan dan kejujurannya tersebut menyimpan kelezatan yang tak terkira. Jika Anda melalui Jalan Parangtritis jangan lupa singgah ke warung makan sederhana ini, yupz salah satu makanan khas dari Kab. Bantul yaitu Mangut Lele. Mangut lele berupa lele yang diasap kemudian dimasak dengan kuah santan agak pedas. Rasanya yang gurih plus pedas sangat enak dinikmati ketika makan siang. Selain mangut lele juga tersedia gudeg geneng, gudeg ini seolah mirip dengan gudeg lain tapi gudeg ini disajikan plus daun pepaya tapi tidak pahit, selain  itu ada opor ayamnya juga yang menambah kelezatan sajian di warung ini. Letak kekhasan warung ini ada pada lokasi kita makan, dimana mangut lele dan sayuran pendukung lainnya diletakkan di balai (sebuah dipan/lincak) yang berada di dapur apa adanya. Dapurnya pun alami sekali dengan ciri khas pedesaan yang menggunakan kayu untuk memasaknya. Mbah Marto cuma duduk didekat sayur tersebut, kita pun mengambil makanannya ala prasmanan terserah kita mau ambil apa. Yah bisa dibilang kayak makan di rumah Simbah gitu, sungguh mengesankan.

Lokasi :

Belakang Kampus ISI, Jl. Parangtritis KM 14, sebelum pintu gerbang ISI ada jalan disamping kampus masuk saja ke barat ikuti jalan tersebut sampai berada di belakang ISI, setelah sampai dibelakang ISI ketemu jalan simpang 3 (ada sumur miring) belok kanan (arah barat) terus ke barat sampai ketemu perempatan kecil ambil kiri (selatan) lurus terus sampai ketemu gang ke kiri yang tidak beraspal arah timur) terus sampai ketemu pohon bambu(pring) belok kanan. Jika kesulitan tanya warga sekitar situ pasti tahu.

Harga :

Akhir tahun 2010 per porsi semaunya Rp. 11.000,-

Buka :

Setiap hari dari jam 10.00 WIB

Mbah Marto

Mbah Maro menunggu masakannya

Silakan para pecinta kuliner singgah di tempat ini, rasakan sensasinya…Monggo..Jogja Memang Istimewa,

Ayam Cemplung

Ayam Goreng Kampung Mbah Cemplung

Jika Anda berkunjung ke Sentra kerajinan Kasongan jangan lupa mencicipi ayam kampung goreng yang mantab di daerah ini. Ayam Goreng ini berada di pinggiran Kota Yogyakarta yang berlokasi di Desa Sendang Semanggi Bangun Jiwo Kasihan Bantul, sekitar 1 km atau sekitar 5 menit dari pusat belanja Kasongan lebih tepatnya di daerah Gunung Sempu, Bantul. Ayam kampung dengan cita rasa tidak kalah dengan restoran mahal, disajikan dengan nasi yang panas mentul-mentul, sambal korek yang sedap, tempe goreng yang super wuenak ditambah lagi teh Nasgitel dengan gula batu yang mantrabz. Ukuran ayamnya super gede yang bikin puas (pas dengan ukuran saya…hahaha). Kondisi warung yang sederhana yang bernuansa desa membuat saya lebih menikmati ayam ini. Maklumlah saya senang sekali dengan warung makan yang bernuansa klasik apa adanya, karena warung yang kayak gini sudah jarang ditemui di kota-kota besar.

Sejarah :

Asal mulanya dinamai “Ayam Goreng Mbah Cemplung” karena waktu itu ada seorang pendatang nenek-nenek dari desa Cemplung ke Sendang Semanggi (konon tempat Mantan Presiden Soeharto dulu tirakat) dan disitulah beliau mencoba berjualan makanan sederhana dan dengan adanya kemajuan jualannya maka beliau mencoba membuat masakan lain yaitu ayam goreng dan ternyata masakan ayam goreng tersebut menjadi terkenal hingga saat ini.

Lokasi :

Aku senangnya lewat Pojok beteng kulon (barat) ke selatan ke arah Jl. Bantul, ketemu persimpangan ring road ambil kanan arah barat) menuju simpang madukismo, setelah sampai simpang madukismo belok kiri (selatan) ikuti jalannya sampai ketemu persimpangan lagi belok ke kanan (barat). lurus ke barat sampai ketemu papan nama di kiri jalan “ke arah Gunung Sempu” belok kiri terus ke selatan. Melewati hutan2 kecil (gn. sempu) sampai ketemu lapangan masih ke selatan 200 m. Jalan pelan2 di kanan jalan akan Anda jumpai gang dengan papan nama bertuliskan “Ayam Goreng Mbah Cemplung”. Kalau takut nyasar setelah sampai lapangan bisa tanya warga sekitar pasti tau.

Kalo lewat desa kasongan terus ke barat arah gunung sempu sampai ketemu masjid, depan masjid ada tugu ambil ke kanan/ utara ke arah Gunung Sempu. warung berada di kiri jalan.

Harga :

Terakhir ke sana Juni 2011 seporsi ayam Rp. 17.000,-

Selamat berkuliner ria di Yogyakarta, Jogja tetap istimewa…

Buku tamu dalam sebuah website berguna untuk memberikan interface antara user dengan website tersebut. Dimana user dapat memberikan keluhan-keluhan ataupun respon lainnya ke website tersebut.

Berikut script yang harus dibuat untuk menciptakan sebuah buku tamu :

Buat database dulu yang memuat tabel bukutamu, yang memuat id(int, auto increment),nama(varchar),email(varchar),komentar(text).

Buat bukutamu.html :

<html><body>
<h4 align=”center”>BUKU TAMU</h4>
<form name=”form1″ method=”post” action=”kirim.php”>
<div align=”center”>
    <table width=”70%” border=”0″ cellpadding=”0″ cellspacing=”0″>
      <td colspan=”3″> <div align=”center”><font color=”#FFFFFF” size=”3″
face=”verdana”><strong><br>
          </strong><font color=”#000000″ size=”4″ face=”Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif”>FOrM
          PEnGiSiaN </font></font></div></td>
      </tr>
      <td width=”37%”> <div align=”right”> <font color=”#000000″ size=”3″><strong><font
face=”Verdana”>Nama</font></strong></font></div></td>
      <td width=”2%”> <div align=”center”><strong><font color=”#000000″ size=”2″
face=”Verdana”>:</font></strong></div></td>
      <td width=”61%”> <div align=”left”> <font color=”#FFFFFF” size=”2″
face=”Verdana”>
          <input name=”nama” type=”text” id=”nama” size=”40″>
          </font></div></td>
      </tr>
     
      <td> <div align=”right”><font color=”#000000″ size=”3″><strong><font
face=”Verdana”>E-mail</font></strong></font></div></td>
      <td> <div align=”center”><strong><font color=”#000000″ size=”2″
face=”Verdana”>:</font></strong></div></td>
      <td> <div align=”left”> <font color=”#FFFFFF” size=”2″ face=”Verdana”>
          <input name=”email” type=”text” id=”email” size=”40″>
          </font></div></td>
      </tr>
      <td> <div align=”right”><font color=”#000000″ size=”3″><strong><font
face=”Verdana”>Komentar</font></strong></font></div></td>
      <td> <div align=”center”><strong><font color=”#000000″ face=”Verdana”><font
size=”2″>:</font></font></strong></div></td>
      <td> <div align=”left”> <font color=”#FFFFFF” size=”2″ face=”Verdana”>
          <textarea name=”komentar” rows=”7″ cols=”40″ id=”komentar”></textarea>
          </font></div></td>
      </tr>
      <td colspan=”3″> <div align=”center”> <font color=”#FFFFFF” size=”2″
face=”Verdana”> <br>
          <input type=”submit” name=”Submit” value=”Submit”>
          <input name=”Reset” type=”reset” id=”Reset” value=”Reset”>
          <br>
          <br>
          </font></div></td>
      </tr>   
    </table>

<html><body>

Buat koneksi.php :

<?
$host=”localhost”;
$user = “”;
$pass=””;
$db = “bukutamu”;
$koneksi = mysql_connect ($host, $user, $pass) or die (mysql_error());
mysql_select_db($db, $koneksi) or die (mysql_error());
?>

Setelah itu kita buat script kirim.php :
<?
include “koneksi.php”;
if (!empty($nama) or !empty($email) or !empty($komentar))
{
 if (!empty($email))
 {
 $karakter1=strstr($email,”^.+@.+\..+$“);
 if (strlen($karakter1)==0)
 if (eregi(“^.+@.+\..+$”,$email))
 {
 $query=”insert into bukutamu values (”,’$nama’,’$email’, ‘$komentar’)”;
 $hasil=mysql_query($query);
  if ($hasil)
  {
  echo (“<body bgcolor=#CCCCCC>”);
  echo(“<title>Pesan Erorr</title>”);
  echo(“<div align=center>”);
  echo(“<FONT face=Verdana size=2 font color=red>”);
  echo “Terima kasih, Anda telah mengisi buku tamu ini<BR>”;
  echo(“<a href=index.html>Kembali</a>”);
  }
  else
  {
  echo (“<body bgcolor=#CCCCCC>”);
  echo(“<title>Pesan Erorr</title>”);
  echo(“<div align=center>”);
  echo(“<FONT face=Verdana size=2 font color=red>”);
  echo(“Maaf!! Proses Pengiriman Gagal<br>”);
  echo(“<a href=bukutamu.html>Ulangi Lagi!</a>”);
  }}
 else
 {
 echo (“<body bgcolor=#CCCCCC>”);
 echo(“<title>Pesan Error</title>”);
 echo(“<div align=center>”);
 echo(“<FONT face=Verdana size=2 font color=red>”);
 echo(“Maaf !! Ada Kesalahan Dalam Penulisan Email!!<BR>”);
 echo(“<a href=bukutamu.html>Ulangi Lagi!</a>”);
 }}
else
{
echo (“<body bgcolor=#CCCCCC>”);
echo(“<title>++Pesan Erorr++</title>”);
echo(“<div align=center>”);
echo(“<FONT face=Verdana size=2 font color=red>”);
echo(“Maaf!! Data Yang Anda Isikan Tidak Lengkap!!<BR>”);
echo(“<a href=bukutamu.html>Ulangi Lagi!</a>”);
}}

?>

Selamat mencoba menciptakan sebuah buku tamu untuk website buatan Anda.  Buku tamu ini bisa dikembangkan lebih lanjut. Untuk validasi email, script ini sudah menyertainya.

Tetap semangat dan sukses,

Best Regards,

Yogadiyasa

Tak terasa tahun demi tahun kulewati perkuliahan di kota Jogja. Sejak aku menetapkan hatiku untuk kuliah di STTA Yogyakarta di Jurusan Teknik Informatika angkatan 2004, aku menempa ilmu dan mentalku di sana.

Akhirnya di tahun ini tahun 2008 aku mulai sibuk dengan niatku untuk lulus s1 tahun ini.

Awalnya begitu bingung menentukan sikapku, mau mulai susun skripsi dari mana. Tapi akhirnya aku menemukan jalan keluar. Memang sih begitu membingungkan, tapi just do it saja….

Sedikit demi sedikit aku kumpulkan semngatku dan akhirnya aku niatkan untuk start di bulan ini entah mau mengakhiri kapan…doakan saja…

Mengenal Kewirausahaan…

Cita2 kecil saya adalah menjadi seorang wirausaha, pokoknya menjadi wirausaha. Usaha yang ada dalam pikiran saya sekarang yaitu mendirikan warnet, kost-kostan, dan rumah makan. Ketiga usaha ini harus saya realisasikan bagaimana pun caranya. Mata kuliah kewirausahaan baru saya peroleh pada semester VII untung dapat dosen yang sangat memotivate mahasiswanya untuk berwirausaha. I’m so really happy and keep coming always. Yah dosen itu bernama pak Ilmardhani. Artikel demi artikel aku cari pas aku jaga warnet akhirnya dapat deh di alamat http://rusmanhakim.blogspot.com punyanya Rusman Hakim, yang isinya seperti berikut.

            Seorang instruktur pada sebuah sekolah mengemudi mobil pernah berkata pada para siswanya, yang dalam praktek selalu berusaha untuk menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi : “Keterampilan mengemudi bukan dilihat dari seberapa cepat kendaraan dipacu. Karena memacu kecepatan adalah hal yang mudah. Itu hanya soal seberapa dalam kita menginjak pedal gas. Ilmu mengemudi lebih merupakan keterampilan bagaimana menjalankan mobil dari keadaan tidak bergerak, menjadi bergerak dan berjalan dengan stabil, serta bermanuver dengan baik sesuai keadaan, berbelok, maju, mundur, parkir, menanjak, menurun dan lain sebagainya, tanpa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. Kecepatan adalah soal lain..”Apa yang dikatakan sang instruktur memang benar. Keberhasilan mengemudi bukan dilihat dari seberapa cepat kendaraan dipacu. Demikian pun keadaannya dengan kewiraswastaan. Keberhasilan berwiraswasta tidaklah identik dengan seberapa berhasil seseorang mengumpulkan uang atau harta serta menjadi kaya, karena kekayaan bisa diperoleh dengan berbagai cara, termasuk mencuri, merampok, korupsi, melacur dan lain-lain perbuatan negatif. Sebaliknya  kewiraswastaan lebih melihat bagaimana seseorang bisa membentuk, mendirikan serta menjalankan usaha dari sesuatu yang tadinya tidak berbentuk, tidak berjalan bahkan mungkin tidak ada sama sekali ”  Seberapa kecil pun ukuran suatu usaha, jika dimulai dengan niat baik, cara-cara yang bersih, keberanian dan kemandirian, sejak dari nol dan kemudian bisa berjalan dengan baik, maka nilai kewiraswastaannya jelas lebih berharga, daripada sebuah perusahaan besar yang dimulai dengan bergelimang fasilitas, penuh kolusi serta sarat dengan keculasan. “ Kewiraswastaan hanya menggariskan bahwa seorang wiraswastawan yang baik adalah sosok pengusaha yang tidak sombong pada saat jaya, dan tidak berputus asa pada saat jatuh ” “wiraswasta” mengandung kata “wira”, yang mempunyai makna luhurnya budi pekerti, teladan, memiliki karakter yang baik, berjiwa kstaria dan patriotik. Oleh sebab itu dapat dipastikan bahwa seorang wiraswastawan sejati selalu memegang etika sebaik-baiknya dalam berbisnis.wira = luhur, berani, jujur, ksatria.
swa = sendiri.
sta = berdiri.
Jadi, maksud dari kata wiraswasta adalah, mewujudkan aspirasi kehidupan berusaha yang mandiri dengan landasan keyakinan dan watak yang luhur. Lebih spesifiknya, kaum wiraswastawan sejati adalah mereka yang berani memutuskan untuk bersikap, berpikir dan bertindak secara mandiri, mencari nafkah dan berkarir dengan jalan berusaha di atas kemampuan sendiri, dengan cara yang jujur dan adil, jauh dari sifat-sifat keserakahan dan kecurangan. Itulah beberapa kutipan artikel milik Beliau yang saya ambil cuma seabagian saja. Saya ambil yang menurut saya berguna.